### Korban Sempat Mual dan Muntah Empat Hari

BELASUNGKAWA : Kapolsek Baturaja Timur AKP Azwan melayat ke kediaman almarhum Endar Saputa di Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Kamis (12/3/2026). AKP Azwan berbincang dengan keluarga korban guna memberikan dukungan moral atas musibah kematian yang diduga akibat keracunan makanan.
TRANSPARANN.ID, OKU – Nasib tragis menimpa Endar Saputa (28), seorang wiraswasta di Kelurahan Kemelak Bindung Langit.
Ia meninggal dunia pada Rabu (11/3/2026) sekira pukul 02.00 WIB. Korban tewas diduga akibat keracunan setelah menyantap hidangan mie ayam.
Kronologi Kejadian di Kemelak
Peristiwa memilukan ini bermula empat hari sebelum korban mengembuskan napas terakhir. Saat itu, korban menyantap mie ayam untuk menu berbuka puasa. Saksi Suswati (50) mengonfirmasi bahwa korban memakan mie buatan sendiri.
Also Read
Tak lama berselang, Endar merasakan gejala medis yang sangat serius. Ia mengalami mual, muntah, hingga nyeri perut yang hebat. Kondisi fisiknya terus menurun drastis setelah mengonsumsi makanan tersebut.
Kendala Biaya dan Perawatan Mandiri
Pihak keluarga sempat memberikan perawatan jalan secara mandiri kepada korban. Keputusan ini diambil lantaran keterbatasan biaya untuk pengobatan di rumah sakit. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil positif bagi kesehatan korban.
Selama empat hari, kondisi kesehatan pria berusia 28 tahun itu semakin memburuk. Maut akhirnya menjemput korban di kediamannya, Jalan Jenderal Ahmad Yani. Kejadian ini mengejutkan warga di lingkungan RT 001 RW 003 tersebut.
Keluarga Tolak Proses Otopsi
Istri korban, Felli Afriyanti, telah mengambil sikap atas musibah ini. Ia secara resmi menandatangani surat pernyataan tidak menuntut pihak manapun. Selain itu, keluarga menolak tindakan pemeriksaan medis berupa visum maupun otopsi.
Pihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk Suswati dan Herawan. Kini jenazah korban disemayamkan oleh pihak keluarga untuk proses pemakaman. (*)













