### Temuan Analisis Media Sosial Pelaku

Pelaku melakukan pelemparan pos polisi simpang tiga Ramayana, Selasa, 28 Oktober 2025, sekitar pukul 02.10 WIB.
TRANSPARANN.ID – Misteri tewasnya Padly yang sempat menghebohkan Kota Baturaja akhirnya terjawab. Dalam konferensi pers di ruang vidcon Polres OKU pada Selasa (28/10/2025) pukul 18.15 WIB, Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, didampingi jajaran, memaparkan kronologi tewasnya Padly. Peristiwa ini bermula dari penangkapan Padly karena merusak dua fasilitas Polres OKU, yaitu Pos Lantas simpang tiga Ramayana dan pos polisi di simpang tiga Unbara.
Kapolres OKU menjelaskan bahwa peristiwa perusakan dua pos lalu lintas milik Satlantas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) terjadi pada Rabu dini hari (29/10/2025) sekitar pukul 02.15 WIB. Aksi vandalisme ini terekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.
“Rekaman kamera pengawas milik pusat perbelanjaan Ramayana dan beberapa CCTV di sekitar lokasi memperlihatkan seorang pria mengendarai sepeda motor sendirian berhenti di depan Pos Lantas Simpang Tiga Ramayana, Baturaja. Tak lama kemudian, pelaku melakukan aksi perusakan terhadap pos tersebut,” ungkap Kapolres.
Identitas Pelaku Teridentifikasi dari Rekaman CCTV
Setelah beraksi di lokasi pertama, Endro melanjutkan, pelaku kemudian melancarkan aksinya ke pos lalu lintas kedua di Simpang Unbara, Kota Baturaja. Dalam kedua kejadian itu, pelaku beraksi seorang diri menggunakan motor. Meskipun terjadi pada malam hari, wajah dan kendaraan pelaku terekam cukup jelas oleh kamera pengintai.
“Melalui kamera (ETLE) dan CCTV, kami mencari identitas pelaku. Setelah kami lakukan profilling atau pengenalan wajah, alhamdulilah kami berhasil mengidentifikasi wajah pelaku. Kendaraan yang digunakan, motor bernomor polisi BG 6560 FC, juga terekam dengan sempurna,” jelas Endro.