Trik Engine Brake Mobil Matik

Anda hanya perlu memindahkan tuas ke posisi 2 (D2). Lakukan perpindahan tuas tersebut sambil menginjak pedal rem. Setelah itu, lepaskan pedal rem secara perlahan. Engine brake akan langsung bekerja menahan laju mobil Anda.

Selanjutnya, Anda bisa mengulang teknik ini sesuai kebutuhan. Efek perlambatan laju mobil pun bisa Anda atur mudah. Saat tuas pindah ke gigi rendah, putaran mesin naik. Namun, perpindahan ke posisi gigi lebih tinggi tidak terjadi.

Pada kondisi ini, Anda bisa menginjak pedal rem lagi. Ulangi langkah tadi sampai mencapai kecepatan yang aman. “RPM naik tapi gigi tetap. Injak rem kembali,” pesannya.

Lebih lanjut, Jusri juga menjelaskan tentang situasi darurat. Jika engine brake di posisi D2 kurang, turunkan tuasnya. Anda bisa langsung menurunkan tuas ke posisi 1 (D1/L).

Cara ini tentu menghasilkan engine brake yang lebih besar. Walaupun, efeknya tidak sebesar engine brake mobil transmisi manual.

Teknik ini menjadi solusi jitu melewati jalur turunan panjang. Rem mobil Anda tidak akan bekerja terlalu keras. Namun, pastikan Anda memahami batas kemampuan transmisi mobil matik.

Kesimpulannya, engine brake mobil matik memang tidak semaksimal manual. Tetapi, fitur ini terbukti sangat menolong Anda saat darurat. (*)

Exit mobile version