Bahaya Matikan Mesin Usai Mudik Jauh

### Cegah Kerusakan Fatal Pada Kendaraan Anda

Tangan seorang pengemudi sedang memegang dan memutar kunci kontak di dalam lubang kunci dasbor mobil untuk mematikan mesin.
foto : ilustrasi
Tangan seorang pengemudi sedang memegang dan memutar kunci kontak di dalam lubang kunci dasbor mobil untuk mematikan mesin.

TRANSPARANN.ID – Perjalanan mudik jarak jauh sangat melelahkan. Anda harus paham cara merawat mobil yang benar. Jangan langsung mematikan mesin mobil saat tiba. Komponen turbo dan aki mobil Anda bisa rusak.

Mesin bekerja ekstra keras selama belasan jam. Komponen internal menahan suhu dan tekanan tinggi.

“Banyak orang langsung mematikan mesin karena lelah,” ujar Andi, pakar otomotif.

Padahal, kebiasaan ini sangat berbahaya bagi mesin. Kerusakan fatal bisa mengintai kendaraan kesayangan Anda.

Bahaya Suhu Mesin Melonjak

Bahaya pertama adalah fenomena heat soak. Panas terjebak di blok mesin saat sistem pendingin berhenti.

“Suhu justru melonjak tajam saat mesin mati tiba-tiba,” tegas Andi.

Berikan jeda stasioner satu hingga dua menit terlebih dahulu. Jeda ini membantu menstabilkan suhu internal. Logam mesin pun terhindar dari retak atau pemuaian ekstrem.

Exit mobile version