
Pengurus Taekwondo OKU foto bersama.
Ketua Taekwondo OKU, Muhammad Kurniawan Sady, S.H., yang hadir didampingi Andi Gunawan, S.Pd., M.M., menyampaikan keyakinan penuh terhadap kemampuan para atlet binaannya. Ia menegaskan bahwa target sembilan emas tersebut bukanlah sekadar isapan jempol belaka. “Kami telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari melalui latihan intensif dan disiplin tinggi,” ungkap Sady, optimis, Rabu (15/10/2025).
“Saya percaya dan yakin bahwa kalian pasti bisa memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Pengkab Taekwondo OKU di ajang Porprov tahun ini,” tutur Sady penuh semangat, menyuntikkan motivasi langsung kepada para atletnya.
Tidak hanya sebatas kata-kata, Sady juga memberikan “donasi pribadi” sebagai bentuk apresiasi dan pemanis semangat juang. Setiap atlet yang berhasil meraih medali emas akan menerima bonus senilai Rp2 juta. Sementara itu, peraih perak berhak mendapatkan Rp1 juta, dan perunggu sebesar Rp500 ribu.
“Ini bentuk apresiasi dan dukungan pribadi saya agar mereka lebih bersemangat. Bukan soal nilai uangnya, tapi penghargaan atas kerja keras dan dedikasi mereka selama ini,” imbuhnya, menekankan nilai dari sebuah pengorbanan dan dedikasi.
Sementara itu, sembilan pendekar Taekwondo OKU telah menjalani pemusatan latihan (TC) yang ketat selama beberapa minggu terakhir. Di bawah bimbingan pelatih berpengalaman, fokus latihan tertuju pada peningkatan teknik, stamina, serta penguatan mental bertanding. Semua ini dilakukan agar mereka dapat tampil prima dan memaksimalkan potensi di arena Porprov Muba nanti. (bet)












