GMNI Sumba Timur Rayakan Dies Natalis

Selanjutnya, ia menyoroti pentingnya penerapan ideologi bagi setiap anggota. Dasar perjuangan ini tidak boleh luntur oleh waktu.

Pengamalan Ideologi Marhaenisme
Noprianus meminta seluruh anggota untuk memperdalam wawasan organisasi.

“Setiap kader harus mampu mengamalkan ideologi marhaenisme,” ungkapnya.

Ia menilai hal ini sebagai fondasi utama pergerakan mahasiswa.

“Tujuannya agar GMNI tetap relevan menjawab persoalan rakyat,” jelas Noprianus.

Melalui momentum ini, GMNI diharapkan tumbuh semakin solid. Kader juga wajib berperan aktif membangun daerah dan negara.

Baca Juga :   Bupati Teddy Diskusi dengan Ormawa Cipayung Plus

Ruang Refleksi Kader
Panitia acara turut menghadirkan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Kegiatan tersebut meliputi diskusi dan juga refleksi bersama.

Ada pula agenda peneguhan nilai-nilai kebangsaan bagi para peserta. Peringatan ini berjalan lancar dan penuh dengan kehangatan.

Akhirnya, perayaan ini sukses menjadi ruang penguatan komitmen kader. Mereka siap mengamalkan nilai-nilai perjuangan organisasi di masyarakat. (*)