Selanjutnya, rombongan meninjau langsung penerapan Sistem SCADA di Command Center. Sistem ini memungkinkan operator mengendalikan seluruh distribusi air, menghidupkan pompa, hingga mengatur buka-tutup valve secara digital dari satu ruangan. Tidak berhenti di situ, Bupati Teddy juga mengapresiasi inovasi penyediaan air layak minum (tap water) yang tersedia gratis maupun berbayar di tempat umum.
Bahkan, ia mencoba langsung kesegaran air tersebut. “Luar biasa, airnya benar-benar segar. Oleh karena itu, kami berharap inovasi serupa dapat kami terapkan di OKU, misalnya di Taman Kota Baturaja atau pasar,” tukasnya. Lebih lanjut, ia mengusulkan program magang bagi pegawai Tirta Raja untuk belajar teknologi ini di Malang.
Merespons usulan tersebut, Direktur Perumda Tirta Raja, Bertho Darmo Poedjo Asmanto, menyambut positif gagasan itu. “Ini sejalan dengan visi kami menjadi Smart Water Company. Kami akan segera mempelajari dan menjajaki penerapan teknologi digital serta layanan tap water gratis ini secara bertahap di OKU,” tandasnya.
Sebelumnya, rombongan OKU telah menemui Wakil Wali Kota Malang di Balai Kota. Mereka juga menerima jamuan makan malam dari Wali Kota Malang di Kawasan Kayutangan Heritage.
Turut hadir mendampingi Asisten II Setda OKU H. Hasan HD, Kepala Bapenda OKU Priyatno Darmadi, Kepala Bapelitbangda OKU Yoyin Arifianto, Plt. Kepala DLH OKU Brigman, serta sejumlah pejabat lainnya dari Setda OKU. (*)