
Pdt RP Simarmata menyampaikan khotbah Natal.
Beliau menekankan pentingnya kehidupan iman yang tidak hanya dangkal, tetapi berakar kuat dalam Kristus dan diwujudkan dalam tindakan penuh syukur.
“Natal bukan sekadar seremonial. Natal adalah pengingat agar kita terus bertumbuh, berakar, dan dibangun di dalam Kristus. Dari situlah kita bisa benar-benar bersyukur, dalam suka maupun duka,” pesan Pdt. Simarmata yang disambut renungan hening jemaat.
Keindahan persekutuan ini semakin nyata dengan kehadiran tamu undangan dari berbagai gereja, seperti GBI, GPR, GPdI, serta perwakilan cabang GPI dari luar kota.
Kehadiran mereka menjadi simbol indahnya persaudaraan seiman yang melampaui batas denominasi.
Perayaan yang sederhana namun penuh makna ini ditutup dengan doa berkat dan santapan bersama. Wajah-wajah ceria dan pelukan hangat antar jemaat menjadi bukti bahwa Natal GPI Baturaja tahun ini telah menyentuh hati dan menguatkan iman, mengingatkan semua yang hadir akan kasih Tuhan yang turun dari surga untuk semua umat manusia. (bet)