Seorang purnawirawan TNI turut menjadi korban dalam rentetan peristiwa ini.
Ia tidak dapat menyembunyikan kemarahannya atas kejadian tersebut. Pemilik kebun ini menilai pelaku sudah semakin berani dan merajalela.
Menurutnya, pencurian ini menciptakan teror keamanan lingkungan. Warga merasa tidak aman bekerja di kebun sendiri.
Oleh karena itu, masyarakat menuntut langkah nyata aparat kepolisian. Warga meminta polisi segera menangkap para pelaku.
Pemerintah desa juga harus memberikan perhatian serius terhadap masalah ini.
Warga mendesak pelaksanaan patroli rutin di area perkebunan. Pengawasan ketat sangat perlu untuk mencegah aksi pencurian berulang.
Pembiaran kasus ini berpotensi memicu konflik sosial yang luas. Kesejahteraan petani akan hancur jika keamanan tidak terjamin.
Desa ini seharusnya menjadi tempat aman untuk mencari nafkah. (*)