
Guru berjibaku berjuang melawan endapan lumpur.
Di sisi lain, infrastruktur jalan yang buruk langsung mempengaruhi perekonomian. Akibatnya, harga barang-barang kebutuhan pokok di wilayah terdampak membubung tinggi. Hal ini terjadi karena perjuangan para pedagang untuk mengangkut barang melalui jalan rusak tersebut sangatlah berat. Oleh karena itu, warga mulai mempertanyakan komitmen pemerintah.
“Tolong pemerintah kabupaten OKU, kami juga bagian dari OKU. Kami juga ingin merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya,” seru salah satu warga. Mereka pun mendesak para pejabat daerah untuk turun langsung ke lapangan, mendengar keluhan, dan menyaksikan sendiri perjuangan yang mereka alami.
Berkaca pada kondisi tersebut, harapan mereka sederhana: realisasi anggaran daerah untuk perbaikan infrastruktur yang dapat mereka rasakan langsung. “Bukan kah kami membayar pajak untuk negara? Bukan kah ada anggaran daerah yang seharusnya bisa kami rasakan juga?” tanya mereka. Sebagai bukti nyata, foto-foto kondisi jalan yang mereka bagikan bukanlah hoaks, melainkan bentuk permohonan agar suara mereka akhirnya didengarkan. (bet)