Dhea Febrina mencetak gol indah melewati kiper lawan. Ia mengeksekusi serangan balik cepat dari sisi kanan.
Sayangnya, Australia kembali menyamakan kedudukan dua menit kemudian. Tendangan Clare Holder membentur mistar gawang.
Bola kemudian mengenai kepala kiper Fitry Amelya dan masuk. Skor kembali imbang 2-2 hingga waktu normal berakhir.
Oleh karena itu, wasit melanjutkan laga ke babak tambahan. Kedua tim saling serang demi tiket final. Pelatih Indonesia sempat menerapkan strategi power play.
Strategi ini bertujuan untuk membongkar pertahanan rapat Australia.
Petaka justru menimpa Indonesia pada detik-detik akhir pertandingan. Trudy Camilleri berhasil mencetak gol penentu bagi Australia.
Ia memanfaatkan situasi bola mati dengan sangat baik. Gol krusial ini mengubur impian Indonesia menuju partai puncak.
Selanjutnya, Indonesia akan memperebutkan posisi juara ketiga. Timnas Futsal Putri Indonesia harus segera bangkit. Mereka akan menghadapi Vietnam pada Senin (2/3/2026) mendatang. (*)












