“Kami mengimbau warga memanfaatkan program ini. Datang saja ke Puskesmas pada jam kerja dengan membawa berkas yang diperlukan,” jelas Dedi.
Sebagai langkah sosialisasi, Dinas Kesehatan OKU telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada camat, lurah, dan kepala desa. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan secara langsung, melalui media, dan media sosial resmi Dinkes OKU.
Dedi berharap program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Ini bentuk kasih sayang dan perhatian Bapak Bupati Teddy dan Wakil Bupati Marjino kepada warga OKU. Secara bertahap, program unggulan ‘Sayangi OKU’ terus diwujudkan,” tukasnya.
Dengan adanya layanan ini, diharapkan tidak ada lagi anak dari keluarga kurang mampu di OKU yang tertunda khitanannya karena kendala biaya. Program ini sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. (bet)