### Tokoh Toga Nainggolan Sepakat Bersatu
TRANSPARANN.ID – Rencana pembentukan PARTONA Sedunia (Parpunguan Toga Nainggolan Sedunia) menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Para tokoh adat Marga Nainggolan mulai merumuskan visi bersama untuk mempererat tali persaudaraan.
Selanjutnya, kesepakatan ini semakin mengerucut melalui pertemuan virtual. Diskusi tersebut berlangsung hangat selama tiga setengah jam, mulai pukul 19.00 hingga 22.30 WIB.
Pertemuan penting ini menghadirkan rohaniawan, penatua, dan tokoh adat. Mereka hadir mewakili pomparan Toga Nainggolan dari berbagai penjuru Nusantara.
Also Read

Beberapa tokoh penting turut hadir dalam diskusi ini. Mereka antara lain Pdt. Tiras Parhusip, Pdt. Dr. Harapan Nainggolan, M.Th., serta Pdt. Beltazar Nainggolan.
Selain itu, hadir pula Bukti Nainggolan, Rufinus Nainggolan, Ir. Herbin Nainggolan, dan Rommel Nainggolan. Kehadiran mereka menjadi tonggak penting dalam penjajakan pembentukan organisasi.
“Berbagai pandangan dan masukan ini menjadi landasan kuat. Kita ingin merangkul seluruh pomparan Toga Nainggolan di mana pun berada,” ujar Pdt. Dr. Harapan Nainggolan.
Dukungan Mengalir dari Berbagai Daerah
Seiring berjalannya waktu, dukungan dari berbagai daerah terus bertambah. Tokoh-tokoh Toga Nainggolan dari Bandung dan Cimahi langsung menyatakan kesiapan mereka.
“Kami dari wilayah Bandung dan Cimahi menyatakan siap. Kami mendukung penuh gagasan pembentukan PARTONA Sedunia ini,” tegas A. William Nainggolan, mewakili aspirasi bersama Edy Suwardi Nainggolan.
Tidak hanya itu, dukungan serupa juga datang dari wilayah timur. Parulian Nainggolan Parhusip sebagai tokoh dari Provinsi Papua Tengah turut menyuarakan persetujuannya.
Selain itu, Amper Nainggolan dari Dairi dan Liston Nainggolan juga memberikan dukungan positif. Mereka ingin membangun komunikasi lintas daerah yang lebih baik dan solid.
Wadah Pemersatu Semua Generasi
Ke depannya, inisiasi ini akan melibatkan seluruh unsur keluarga besar. Mulai dari penatua, Parompuan Nainggolan, hingga generasi muda akan mengambil peran penting.
“Organisasi ini bukan untuk menggantikan punguan yang sudah ada. Kehadirannya justru menjadi jembatan pemersatu persaudaraan kita,” ungkap Parulian Nainggolan Parhusip terkait tujuan organisasi.
Oleh karena itu, proses pembentukan akan berjalan secara bertahap. Panitia memberikan ruang dan kesempatan yang sama bagi setiap daerah untuk berkontribusi.
Lebih lanjut, inisiasi ini bertujuan menjaga identitas dan memperkuat kekeluargaan. Langkah ini sama sekali tidak mengurangi rasa persaudaraan dengan marga lainnya.
Melalui semangat kebersamaan dan doa, cita-cita pembentukan PARTONA Sedunia pasti terwujud. Sai marsada hita. Horas, horas, horas! (*)
















