Kedua, siswa kini menyerukan “Ikrar Pelajar Indonesia”. Janji ini dibacakan lantang setelah pembukaan UUD 1945.
Ikrar tersebut berisi komitmen sederhana namun mendalam. Siswa berjanji untuk belajar baik, menghormati orang tua dan guru, serta rukun dengan teman.
Pemerintah ingin nilai tanggung jawab dan persahabatan ini benar-benar dipraktikkan. Upacara tidak boleh berhenti sebatas seremonial di lapangan.
Ketiga, lapangan sekolah akan bergema dengan lagu “Rukun Sama Teman”. Lagu ciptaan Menteri Abdul Mu’ti ini dinyanyikan setelah lagu wajib nasional.
Lirik lagu ini membawa pesan persahabatan yang kuat. Siswa diajak untuk saling menghormati perbedaan dan menghindari permusuhan.
Tugas Mulia Guru
Keberhasilan kebijakan baru ini bergantung pada peran aktif guru. Guru harus mampu menjadikan nilai dalam ikrar dan lagu sebagai bahan pembelajaran karakter.
Nilai-nilai luhur yang dibacakan di lapangan harus terbawa hingga ke dalam ruang kelas. Inilah cara nyata merawat masa depan bangsa melalui generasi penerus yang berkarakter kuat. (*)
