PEP Prabumulih Field Tingkatkan Produksi Sumur PBM-025 hingga 205 BOPD

Uji alir ini bertujuan mengukur kekuatan alami sumur. Tim ingin mengetahui kemampuan sumur mengalirkan migas tanpa alat bantu.

Hasil ini menjadi acuan penting. Tim dapat menilai kinerja sumur secara akurat. Mereka juga bisa memahami karakteristik batuan penyimpannya.

Perawatan sumur PBM-025 fokus pada tiga sasaran utama. Tim melakukan squeeze cementing pada lapisan BRF. Mereka juga memperbaiki bonding semen di kedalaman tertentu.

Terakhir, tim melakukan perforasi pada lapisan produksi R9. Pekerjaan ini memakan waktu tiga minggu. Mereka mengandalkan Rig GJE-06 berkapasitas 350 HP.

Upaya ini membuktikan satu hal penting. Well service mampu meningkatkan produksi dengan biaya efisien.

“Keberhasilan ini membuktikan optimalisasi sumur eksisting sangat efektif,” tegas Luthfi.

Menurutnya, langkah ini mendorong peningkatan produksi yang rendah risiko. Semangat ini menjadi energi baru bagi industri hulu migas di Sumatera.

PEP Prabumulih Field sendiri beroperasi di bawah naungan PHR Zona 4. Mereka terus berkomitmen menjaga nyala energi di bumi Sriwijaya. (*)

Exit mobile version