Menurutnya, program ini selaras dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI. Pemerintah berupaya memantapkan pertahanan keamanan negara melalui kemandirian pangan. Pengembangan ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi biru di Kabupaten OKU.
Potensi Desa Lubuk Leban
Bupati Teddy memaparkan rencana lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Pemerintah membidik Desa Lubuk Leban di Kecamatan Sosoh Buay Rayap sebagai lokasi utama. Desa ini memiliki wilayah seluas 34,13 kilometer persegi dengan penduduk sebanyak 954 jiwa.
Saat ini, masyarakat setempat masih menggunakan metode penangkapan ikan tradisional. Mereka lazim menggunakan jala, pancing, dan jaring. Hasil tangkapan mereka meliputi ikan baung, patin, dan seluang. Desa ini mampu memproduksi ikan sebanyak 89.080 kilogram.
Sementara itu, total produksi ikan tangkap di OKU mencapai 1.498,73 ton. Adapun produksi ikan budidaya tercatat sebanyak 765,7 ton. Tingkat konsumsi ikan di OKU pada tahun 2024 mencapai 39,75 kilogram per kapita.
Dampak Ekonomi dan Kesehatan
Teddy menaruh harapan besar pada realisasi program Kampung Nelayan Merah Putih. Kehadiran kampung ini akan membuka peluang usaha baru bagi warga. Dampaknya, pendapatan masyarakat meningkat dan angka kemiskinan ekstrem dapat ditekan.
Selain aspek ekonomi, program ini juga menyasar perbaikan gizi masyarakat. Peningkatan konsumsi ikan akan membantu pemerintah dalam mencegah kasus stunting.
“Fasilitas yang modern akan meningkatkan kesejahteraan nelayan dan menjamin pasar yang lebih luas,” pungkas Teddy. (*)