Kepala Dinas Sosial OKU turut mendampingi kunjungan ini. Ia menjelaskan kebijakan layanan kesehatan gratis daerah. “Kami memfasilitasi pengobatan bagi warga kurang mampu. Biaya perawatan akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah,” jelasnya.
Program jemput bola ini memiliki target yang jelas. Pemerintah ingin memastikan pemerataan layanan kesehatan daerah. Tujuannya adalah menekan angka perburukan akibat telat penanganan.
Pemerintah menargetkan nol warga telantar pada tahun ini. Semua warga berhak mendapatkan akses medis yang layak.
Air mata keluarga tak terbendung menerima kebaikan ini. Ibunda Putri menangis saat menerima bingkisan dari bupati. “Terima kasih banyak atas perhatian Bapak Bupati,” ucapnya.
Ia sangat bersyukur mendapat bantuan dan perawatan medis. Bantuan tersebut menjadi secercah harapan bagi penyembuhan putrinya.
“Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kecil kami,” imbunnya.
Kunjungan ini membuktikan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten OKU. Langkah ini menjangkau masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.
Pelayanan langsung ke rumah warga dinilai sangat efektif. Pemerintah berjanji kegiatan humanis serupa akan terus berlanjut. (*)
