“Kami mencoba menyiram air seadanya, tapi api dengan cepat menghanguskan seluruh isi warung,” ungkap Dodi kepada wartawan.
Tak lama kemudian, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memutus penjalaran api. Petugas berhasil menguasai keadaan sebelum api merembet ke bangunan permanen di sekitarnya.
Kerugian dan Penyelidikan Aparat
Pihak kepolisian segera mengamankan tempat kejadian perkara untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Garis polisi terpasang di sekitar sisa bangunan yang menghitam.
Kapolsek Baturaja Timur memberikan keterangan awal terkait dampak musibah yang menimpa Desi Elena (48) dan Fahrizal (49). Pihak berwenang masih mendalami penyebab pasti munculnya titik api.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp10.000.000,” tegas perwakilan aparat kepolisian di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, pemilik warung masih tampak syok melihat tempat usahanya rata dengan tanah. Fokus utama petugas kini adalah memastikan tidak ada sisa bara api yang tersisa. (*)