Bapang.Shinta

Suasana olah TKP penyegelan kios oleh polisi di Pasar Atas Baturaja yang disaksikan warga.
Petugas Polsek Baturaja Timur menunjukkan titik lokasi pemasangan garis polisi di area kios Pasar Atas Baturaja yang bermasalah, Kamis (2/4/2026).

### Fakta Baru 6 Kios di Police Line Terungkap

Anggota Polsek Baturaja Timur, Aiptu Agus Trisandi SE dipimpin Kanit Reskrim Polsek Baturaja Timur, Ipda Andi Hendrianto melakukan olah TKP ulang di depan kios B - 19 Pasar Atas Baturaja yang dipasang garis polisi sejak, Selasa, 17 Maret 2026.
foto : transparann.id
PENYELIDIKAN KIOS B – 19 DI POLICE LINE : Anggota Polsek Baturaja Timur, Aiptu Agus Trisandi SE dipimpin Kanit Reskrim Polsek Baturaja Timur, Ipda Andi Hendrianto memeriksa kondisi fisik bangunan kios B – 19 saat menggelar olah TKP ulang di Pasar Atas Baturaja, Kamis, 2 April 2026.

TRANSPARANN.ID, OKU – Pemasangan police line 6 kios Pasar Atas Baturaja yang mengundang tanda tanya, kini memasuki babak baru.

Anggota Polsek Baturaja Timur kembali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ulang, pada Kamis, 2 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas terus mencari titik terang dari kasus pemasangan garis polisi tersebut.

Ipda Andi Hendrianto memimpin langsung olah TKP tersebut. Ia menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Baturaja Timur.

Iptu Riki Kifli turut mendampingi proses penyelidikan ini. Petugas berseragam tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB.

Awalnya, Anggota Polsek Baturaja Timur memasang garis polisi pada Selasa, 17 Maret 2026. Enam kios yang menjadi sasaran pemasangan police line merujuk pada laporan Djoni Rahman.

BACA JUGA : https://transparann.id/insiden-polisi-segel-kios-pasar-baturaja-misteri/

Laporan tercatat dengan Laporan Polisi Nomor : LP / B / 46 / III / 2026 / SPKT / SEK. BTA TIMUR / RES.OKU / POLDA SUMSEL, tanggal 17 Maret 2026.

Polsek Baturaja Timur menerima laporan resmi pada 17 Maret 2026. Polisi bergerak cepat merespons aduan masyarakat tersebut.

BACA JUGA : https://transparann.id/enam-kios-digaris-polisi-fakta-baru-terkuak/

Nah, Kamis, 2 April 2026, polisi kembali turun ke lapangan. Ipda Andi Hendrianto memimpin olah TKP di Unit Pasar Atas.

Ia didampingi oleh Kanit Intel Iptu Riki Kipli. Mereka memeriksa kios B – 33, B – 36, dan B – 19. Pemeriksaan ini merupakan olah TKP ulang.

Fakta lapangan menunjukkan data yang mengejutkan. Kios B – 19 milik Harbeni menunggak lima tahun. Kios B – 82 atas nama M Ridwan menunggak dua belas tahun.

Kios B – 78 milik Elmawati menunggak delapan tahun. Kios B – 91 dan B – 94 menunggak empat tahun. Anehnya, pemilik kios B – 90 tidak diketahui sama sekali karena tidak tercatat dalam data Unit Pasar Atas.

Tindakan olah TKP berulang ini dinilai janggal. Polisi seakan ragu dengan langkah awal mereka.

“Kita cuma melakukan olah TKP untuk mendapatkan titik terang,” terang Andi. Pernyataan ini menunjukkan proses penyelidikan masih meraba – raba.

Suasana olah TKP ulang penyegelan kios oleh polisi di Pasar Atas Baturaja yang disaksikan warga.
foto : transparann.id
CARI TITIK TERANG : Warga dan awak media mengabadikan momen saat Anggota Polsek Baturaja Timur, Aiptu Agus Trisandi SE dipimpin Kanit Reskrim Polsek Baturaja Timur, Ipda Andi Hendrianto menunjuk area garis polisi di kios B – 19 Pasar Atas Baturaja untuk melakukan olah TKP ulang di depan kios B – 19 Pasar Atas Baturaja yang dipasang garis polisi sejak, Selasa, 17 Maret 2026.

Dasar tindakan ini adalah laporan kepolisian dari Djoni Rahman. Laporan Polisi Nomor : LP / B / 46 / III / 2026 / SPKT / SEK. BTA TIMUR / RES.OKU / POLDA SUMSEL, tanggal 17 Maret 2026.

Andi mengklaim proses di lapangan berjalan lancar.

“Alhamdulillah proses sudah kita laksanakan berlangsung dengan aman dan tertib,” ucap Andi. Laporan Djoni dan Harbeni kini dijadikan satu kesatuan rangkaian kejadian.

Namun, fakta investigasi menunjukkan indikasi masalah lain. Djoni Rahman mengklaim memiliki kios sejak tahun 2020 dengan dasar kepemilikan kios dari PD Pasar.

Anehnya, ia mengeluarkan pernyataan yang saling bertentangan. “Saya sudah tidak menempati kios tersebut sejak 2019,” ungkap Djoni.

Djoni juga sadar bahwa kios itu sepenuhnya milik negara. Hak milik pribadi atas aset pasar tidaklah sah. “Iya saya paham,” ucap Djoni seraya menganggukkan kepala. Pernyataan ini menambah kebingungan motif pelaporan tersebut.

Konflik pelik ini turut menyeret pihak Perumda Pasar OKU. Direktur Perumda Pasar OKU, Radius Susanto, enggan banyak berkomentar.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum,” ucap Radius.

Selain itu, lanjut Radius, pihaknya siap mendukung penuh proses penyelidikan oleh aparat kepolisian.
“Kita hormati proses hukum yang sedang berjalan, kita ikuti saja,” ucap Radius singkat.

Publik kini menunggu aparat mengungkap kebenaran tanpa pandang bulu. Penanganan kasus tidak boleh mengorbankan asas keadilan.

Belum ada pihak yang bersalah sebelum ada putusan hukum. Kasus ini menjadi ujian transparansi bagi kepolisian setempat. (*)

6 kios yang dipasang police line (17 Maret 2026)

KIOSPENYEWATUNGGAKAN RETRIBUSI
B – 19  Harbeni5 tahun
B – 78Elmawati8 tahun
B – 82  M Ridwan12 tahun
B – 91  Aryanto Kosim4 tahun
B – 94Farid Rizal Gozali4 tahun
B – 90Tidak diketahui atas nama siapa karena tidak ada dalam catatan Unit Pasar Atas.

3 kios yang dilakukan Olah TKP Ulang (2 April 2026)

KiosPenyewaKETERANGAN
B – 33Djoni Rahman(Tidak dipasang garis polisi dari awal)
B – 36/B – 78Elmawati 
B – 19Harbeni 

Popular Post

A photo of an open park area in Indonesia with two large metal-framed billboards in the background, featuring photos of officials and text commemorating Indonesian events, with plastic trash scattered across the grass in the foreground under a cloudy sky, dated June 29, 2026.

OKU

Taman Kota Baturaja Kian Horor

### Anggaran PU Perkim Menguap, Tribun Jadi Ajang Mesum BATURAJA, TRANSPARANN.ID – Alih-alih menjadi ruang terbuka hijau yang menyejukkan mata ...

"Aplikasi MyASN memberikan akses penuh untuk melacak progres usulan layanan. Segera verifikasi data profil Anda agar proses validasi D2NP lancar. Mari dukung transformasi digital birokrasi Indonesia yang lebih akurat.

BERANDA

Apa Itu D2NP PNS? Ini Penjelasan Lengkap

### Mengenal Daftar Nominatif di Aplikasi MyASN TRANSPARANN.ID – Banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) kini mempertanyakan istilah teknis D2NP. Kode ...

Puluhan orang berfoto bersama mengepalkan tangan di depan spanduk HUT Baturaja Post ke-27 dan KWRI OKU Raya.

OKU

HUT Baturaja Post ke – 27 Penuh Makna

### Sinergi Pers dan Aksi Sosial di OKU OKU, TRANSPARANN.ID – Suasana hangat menyelimuti perayaan HUT Baturaja Post ke – ...

TIPS & TRIK

Nasi Goreng Kampung Sedap dan Sederhana

### Resep Nasi Goreng Kampung Sedap Meriah TRANSPARANN.COM – Nasi goreng kampung adalah hidangan khas Indonesia yang selalu jadi favorit. ...

warning abs

OTOMOTIF

Kenapa Logo ABS Mobil Kadang Nyala Kadang Mati?

### Kerusakan Bearing Jadi Penyebab Utama Masalah Ini TRANSPARANN.ID – Logo ABS mobil yang kadang menyala dan mati sendiri sering ...

Honda Vario 160 CBS warna putih doff

OTOMOTIF

Honda Vario 160 Putih Doff Makin Kece!

### Skutik Premium Buat Kamu yang Pengen Gaya TRANSPARANN.ID – Honda kembali mengguncang pasar otomotif Indonesia lewat Vario 160 CBS ...